Breaking News:

Sinode - Gereja Masehi Injili Talaud

Update Berita Sinode

kegiatan Pesparawi Pelsus GERMITA Di Germita Siloam Binalang Tahun 2025 Sukses Digelar
acara Lansia Sinode GERMITA Peduli Lingkungan Pesisir Perbatasan
acara Komisi Pelayanan Fungsional Lansia Sinode GERMITA Gelar Konsultasi Tahunan Diujung Utara NKRI
kegiatan Komisi Pelayanan Anak Sinode GERMITA Gelar Konsultasi Tahunan Tahun 2025
kegiatan KPPKB Sinode GERMITA Gelar Konsultasi Tahunan
aktivitas Rapat Umum di Miangas: Klarifikasi dan Kesepakatan tentang Dokumen Gereja

Miangas, 8 Juli 2024 – Pada malam ini, sebuah rapat umum dilaksanakan di Desa Miangas, Kecamatan Miangas, yang dihadiri oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat, pimpinan adat, dan pimpinan gereja. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Pdt. Lendra Lambek, S. Th., selaku ketua BPMJ GERMITA Jemaat Efrata Miangas dan pimpinan gereja lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, kepala desa meminta klarifikasi mengenai surat-surat yang diajukan oleh pimpinan Gereja Bethany. Kepala desa menegaskan bahwa surat-surat tersebut adalah surat keterangan terkait pengurusan pencairan bantuan dari pihak ketiga, bukan dokumen izin untuk membangun tempat ibadah.

Setelah diskusi yang panjang, kesepakatan dicapai bahwa dokumen-dokumen yang diajukan memang bukan untuk pengurusan izin pembangunan tempat ibadah. Ini sesuai dengan pernyataan dari Kementerian Agama dan Sekretaris Umum Sinode GERMITA, Pdt. Van H. R. Ambuliling, S. Teol.

Pdt. Van H. R. Ambuliling menyatakan, "Apa yang dilakukan oleh Pendeta Lendra Lambek adalah tindakan berani sebagai warga negara untuk mempertanyakan proses dalam hidup bersama dan beragama yang menghormati asas kebersamaan seperti yang diatur dalam SKB pemerintah. GERMITA JEMAAT EFRATA MIANGAS sangat menghormati regulasi negara ini, dan masalah ini dianggap selesai. Ini menjadi pelajaran penting bagi kita untuk berhati-hati dan mematuhi peraturan dalam hal membangun tempat ibadah."

Pdt. Van H. R. Ambuliling juga menekankan pentingnya mematuhi ketentuan peraturan untuk semua gereja, termasuk Gereja Bethany. "Kita tahu bahwa program membangun gedung ibadah itu penting, dan tidak ada larangan atau gangguan beribadah bagi kelompok agama manapun di Desa Miangas dan Kabupaten Kepulauan Talaud."

Pdt. Van H. R. Ambuliling juga mengingatkan masyarakat dan netizen untuk tidak menelan mentah-mentah konten video tanpa mengetahui latar belakangnya. "Video yang tidak menjelaskan kronologi secara utuh dapat menyesatkan dan menyebabkan prasangka buruk. Kejadian ini menjadi pelajaran untuk membangun moderasi beragama dan menjadikan agama sebagai energi bagi persatuan bangsa."

Peristiwa viral dari video pembangunan Gereja Bethany di Miangas berawal dari sekitar 150-200 warga gereja yang melakukan program KKR di Desa Miangas. Sebelum KKR, sebagian dari mereka memobilisasi material bangunan ke lokasi tanpa izin yang lengkap, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Menteri mengenai pembangunan rumah ibadah, termasuk gereja, adalah SKB Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9 Tahun 2006 dan No. 8 Tahun 2006. SKB ini mengatur tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadat. Sebagaimana Isi utama dari SKB tersebut mencakup beberapa hal penting:

Persyaratan Administratif:

Proposal pendirian rumah ibadat harus diajukan oleh pemohon yang telah memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat.

Persyaratan Teknis:

Rekomendasi dari Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota.

Rekomendasi tertulis dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat.

Daftar nama dan KTP pengguna rumah ibadat yang paling sedikit 90 orang.

Persyaratan Sosial:

Dukungan masyarakat setempat, yang dibuktikan dengan daftar nama dan KTP pendukung paling sedikit 60 orang dari masyarakat sekitar lokasi pendirian rumah ibadat.

Proses Perizinan:

Setelah semua persyaratan dipenuhi, pemohon harus mendapatkan izin tertulis dari Kepala Daerah setempat (Bupati/Walikota) untuk mendirikan rumah ibadat.

Peran FKUB:

FKUB berperan aktif dalam memberikan rekomendasi dan mediasi jika terjadi perselisihan atau keberatan dari masyarakat sekitar.

Pembinaan dan Pengawasan:

Kepala Daerah berwenang untuk membina dan mengawasi pelaksanaan pendirian rumah ibadat guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku dan memelihara kerukunan umat beragama.

SKB ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara hak untuk mendirikan tempat ibadah dan pemeliharaan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Maka dengan demikian, sebagai warga masyarakat yang baik kita perlu untuk menaati peraturan pemerintah yang berlaku demi menjaga keutuhan dan kerukunan umat beragama di Indonesia ini. 

Namun dalam peristiwa video yang viral itu, telah menggiring opini publik yang keliru mengenai kronologi yang sebenarnya. "Kita bersyukur aparat keamanan cepat bertindak dan melakukan komunikasi. Akan tetapi, video yang beredar lebih dulu membangun opini yang tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi," tutup Pdt. Van H. R. Ambuliling.

Dengan kesepakatan yang dicapai malam ini, diharapkan semua pihak dapat saling memaafkan dan menghormati peraturan yang ada demi kedamaian dan keharmonisan bersama.

SUMBER: GERMITA MULTIMEDIA CENTER

aktivitas Ketua Umum SINODE GERMITA Sambut Kedatangan Kementerian Agama dengan Hangat

Talaud, Sulawesi Utara - Ketua Umum SINODE GERMITA, Pdt. Arnold A. Abbas, M.Th, menyambut kedatangan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Talaud, Bapak Suratno S. Ag, M.AP, dengan salam hangat dan penuh sukacita. Pertemuan ini berlangsung di kantor SINODE GERMITA, dimana kedua belah pihak berdialog dan berkomitmen untuk membangun kerjasama yang lebih erat.

"Hari ini, kami badan pekerja majelis SINODE GERMITA menerima kunjungan Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Talaud, Bapak Suratno, bersama rombongan. Kami telah melakukan percakapan serta dialog dan berkomitmen pertama, kami akan membangun hubungan kerjasama dalam rangka mewujudkan keharmonisan serta kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, sebagai beranda terdepan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Pdt. Arnold A. Abbas.

Beliau menambahkan, “Kedua, kami akan mewujudkan moderasi beragama di Kabupaten Talaud sebagai solusi atau cara beragama yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Kami juga mendorong proses percepatan untuk penetapan Sekolah Menengah Kristen Negeri di Sereh agar secepatnya menjadi Sekolah Negeri Kristen dari Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai pilot project di Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Selain itu, kami mendukung penyelenggaraan proses Pemilu 2024 sebagai wujud tanggung jawab kami umat beragama dan Kementerian Agama terhadap proses demokrasi dan pemilihan kepala daerah baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi.”

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Talaud, Bapak Suratno S. Ag, M.AP, juga memberikan tanggapannya. "Terima kasih atas kesediaan dari pak Ketua Umum GERMITA di Kabupaten Kepulauan Talaud yang telah menerima kami beserta rombongan dari Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Talaud. Mudah-mudahan kerjasama yang telah disampaikan oleh pak ketua bisa berjalan sebaik-baiknya dan bisa berlangsung untuk tahun-tahun selanjutnya dalam rangka menjaga dan memelihara keutuhan umat beragama di Kabupaten Kepulauan Talaud, meningkatkan moderasi beragama di Kabupaten Kepulauan Talaud, serta meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan di Kabupaten Kepulauan Talaud. Kami juga mendukung terlaksananya pemilihan umum yang demokratis, jujur, adil, dan aman."

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara SINODE GERMITA dan Kementerian Agama dalam rangka membangun keharmonisan serta kerukunan antar umat beragama, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan agama di Kabupaten Kepulauan Talaud.

SUMBER GERMITA MULTIMEDIA CENTER

kegiatan Ujian Tes Masuk STT Cipanas: Antusiasme Anak-anak GERMITA

Cipanas, 25 Juni 2024 - Suasana penuh semangat dan antusiasme menyelimuti kampus Sekolah Tinggi Teologi (STT) Cipanas saat anak-anak dari Gereja Masehi Injili Talaud (GERMITA) berkumpul untuk mengikuti tes penerimaan mahasiswa baru. STT Cipanas, yang telah menjalin kerjasama dengan Sinode GERMITA melalui Memorandum of Understanding (MoU), menjadi salah satu pilihan bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan teologi.

Anak-anak dari Jemaat Al-Masih Damau hadir dengan persiapan matang. Mereka menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti tes ini, didukung oleh doa dan motivasi dari jemaat mereka

Peserta dari Jemaat Imanuel Malat dikenal dengan ketekunan dan kerja keras mereka. Mereka datang dengan harapan besar untuk diterima di STT Cipanas dan mendapatkan pendidikan teologi yang berkualitas

Anak-anak dari Jemaat Sion Tarohan hadir dengan optimisme tinggi. Mereka percaya bahwa usaha keras dan doa akan membawa mereka pada kesuksesan. 

Peserta dari Jemaat Rintulu Awit mengikuti tes dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati. Mereka berharap dapat melanjutkan pendidikan teologi dan terus mengabdi melalui pelayanan. Kerjasama antara STT Cipanas dan Sinode GERMITA melalui MoU bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan teologi bagi jemaat-jemaat GERMITA. Melalui kemitraan ini, STT Cipanas berkomitmen untuk menyediakan pendidikan yang mendalam dan berkualitas bagi para calon mahasiswa teologi dari GERMITA.

Tes penerimaan mahasiswa baru di STT Cipanas ini bukan hanya sekadar ujian akademis, tetapi juga merupakan momen penting bagi anak-anak GERMITA untuk menunjukkan dedikasi mereka dalam melayani Tuhan. Semua peserta berharap agar Tuhan memimpin langkah mereka dan memberikan hasil yang terbaik. Dengan semangat dan dedikasi tinggi, anak-anak dari Jemaat Al-Masih Damau, Jemaat Imanuel Malat, Jemaat Sion Tarohan, dan Jemaat Rintulu Awit bertekad untuk meraih masa depan yang cerah melalui pendidikan di STT Cipanas. Mereka siap melanjutkan pelayanan dengan pengetahuan teologi yang mendalam dan komitmen yang kuat.

 

SUMBER : GERMITA MULTIMEDIA CENTER

kegiatan KPRS GERMITA Mengutus Remaja dan Pendamping untuk Ikuti Alpha Camp 2024

Salatiga, 22 Juni 2024 – Menanggapi undangan dari Majelis Pekerja Harian Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (MPH PGI) melalui Biro Pemuda dan Remaja PGI, GERMITA mengutus tiga remaja dan satu pendamping melalui Komisi Pembinaan Remaja Sinode (KPRS) untuk mengikuti perkemahan remaja, Alpha Camp, yang diselenggarakan oleh Sinode Gereja-gereja Kristen Jawa (GKJ) sebagai tuan rumah.

Alpha Camp, yang akan berlangsung dari tanggal 25 hingga 29 Juni 2024 di Agrowisata Salatiga Eco Park, Convention and Camping Ground (d'Emmerick Salib Putih Hotel), Salatiga, Jawa Tengah, adalah wadah bagi remaja gereja berusia 13 hingga 18 tahun. Perkemahan ini bertujuan untuk memperkuat spiritualitas kepemimpinan Kristiani melalui pengenalan karakter dan potensi diri, serta mengembangkan solidaritas dan jejaring Oikoumenis dalam menghadapi tantangan di kalangan remaja Kristen Indonesia.

GERMITA mengutus tiga remaja, yaitu Regina Binowo (16 tahun), Sharon Majampoh (15 tahun), dan Jovita Kallungan (13 tahun), yang akan didampingi oleh Pnt. Haelena Sarendeng dari KPRS. Partisipasi mereka diharapkan dapat memperkaya wawasan pelayanan bagi kader remaja dan pembina remaja GERMITA.

Melalui kegiatan ini, para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan mereka, memperkuat ikatan persaudaraan dengan sesama remaja Kristen dari berbagai denominasi, serta menumbuhkan potensi diri mereka dalam konteks spiritual dan sosial. Alpha Camp diharapkan menjadi pengalaman berharga yang akan berdampak positif bagi pelayanan remaja di gereja mereka masing-masing.

Kehadiran delegasi dari GERMITA dalam Alpha Camp ini juga menunjukkan komitmen Sinode GERMITA dalam mendukung pengembangan spiritual dan kepemimpinan remaja, serta memperkuat hubungan ekumenis dengan gereja-gereja lain di Indonesia. Perkemahan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam membangun generasi muda Kristen yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.

SUMBER GERMITA MULTIMEDIA CENTER

 

kegiatan Ketua Umum GERMITA Pdt. Dr. Arnold A. Abbas, M.Th, Paparkan Revisi TD/ART PGI dan Draft KKG di Forum Regional Sulawesi

Manado, 21 Juni 2024 – Pada hari Jumat, 21 Juni 2024, Ketua Umum GERMITA, Pdt. Dr. Arnold A. Abbas, M.Th, mempresentasikan revisi Tata Dasar/Anggaran Rumah Tangga (TD/ART) Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Draft Komitmen Keesaan Gereja (KKG) dalam forum Study Wilayah (Study Meeting) Regional se-Sulawesi. Acara tersebut berlangsung di Hotel Grand Puri Manado dan dihadiri oleh berbagai pemimpin dan tokoh gereja dari seluruh wilayah Sulawesi.

Forum regional ini juga dihadiri oleh Majelis Pekerja Harian PGI, Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom, serta Tim DKG PGI yang terdiri dari Dr. Zakharia Ngelow, Dr. Margie Dewanna, Dr. Kartika, dan Lenta Simbolon. Selain itu, seluruh ketua sinode se-Sulawesi dan pimpinan lembaga teologi se-Sulawesi turut hadir dalam acara penting ini.


 

Dalam presentasinya, Pdt. Dr. Arnold A. Abbas, M.Th menekankan pentingnya revisi TD/ART PGI dan penyusunan Draft KKG sebagai langkah strategis untuk memperkuat kesatuan dan sinergi antar gereja di Indonesia. Materi revisi yang dibahas mencakup berbagai aspek penting yang diharapkan dapat menjawab tantangan dan kebutuhan gereja-gereja di era modern ini.

Pdt. Gomar Gultom, Ketua Umum PGI, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim dalam menyusun revisi dan draft tersebut. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya peran aktif dari seluruh peserta forum dalam memberikan masukan dan dukungan terhadap upaya ini demi kemajuan dan keutuhan gereja.

Tim DKG PGI yang terdiri dari para akademisi dan teolog berpengalaman, seperti Dr. Zakharia Ngelow, Dr. Margie Dewanna, Dr. Kartika, dan Lenta Simbolon, juga memberikan penjelasan mendalam mengenai setiap aspek revisi dan draft yang disusun. Mereka berharap bahwa hasil diskusi dan masukan dari forum ini dapat memperkaya materi revisi sebelum akhirnya diadopsi secara resmi oleh PGI.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang diskusi dan evaluasi, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperkuat tali silaturahmi dan kolaborasi antar gereja di wilayah Sulawesi. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, diharapkan gereja-gereja di Sulawesi dapat terus berkontribusi positif dalam menjaga kesatuan dan perdamaian di Indonesia.

Tentang PGI: Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) adalah organisasi yang menaungi berbagai denominasi gereja di Indonesia. Didirikan dengan tujuan untuk memupuk kesatuan dan kerjasama antar gereja, PGI berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan di seluruh Indonesia.

SUMBER GERMITA MULTIMEDIA CENTER

aktivitas GERMITA Peduli Korban Erupsi Gunung Ruang Tagulandang

Sebagai bentuk kepedulian Gereja Masehi Injili Talaud (Germita), bagi korban yang terdampak erupsi gunung ruang yang terjadi beberapa waktu yang lalu, sebanyak kurang lebih 500 paket bantuan disalurkan bagi pengungsi yang ada di tagulandang, manado dan sekitarnya.

Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili Talaud (Germita) melalui Sekretaris Umum Pdt Van. H. R. Ambuliling,S.Teol mengatakan hal Ini adalah kewajiban moral dan Kepedulian nyata dari semua warga GERMITA dengan sesama saudara warga Tagulandang yg terdampak.

Adapun paket bantuan yang disalurkan kali ini merupakan partisipasi dari 140 jemaat yang ada di lingkungan Gereja Masehi Injili Talaud. Olehnya itu sekretaris umum sinode gereja masehi injili talaud Pdt.Van H. R. Ambuliling,STeol menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh warga gereja masehi injili talaud yang telah turut peduli dengan warga yang terdampak erupsi gunung ruang yang terjadi di tagulandang kabupaten sitaro. Adapun bantuan yang disalurkan kali ini berupa beras, mie instan, pakaian layak pakai, sabun dan bentuk lainnya.

Ambuliling berharap bantuan sembako tersebut dapat membantu warga yang saat ini masih merasakan dampak langsung, baik di Tagulandang maupun di titik pengungsian di kota manado dan sekitarnya.

Dengan menggunakan KMP Bawal, tim GERMITA peduli bencana erupsi gunung ruang tiba di pelabuhan tagulandang minggu pagi 26/5/2024. Usai penyaluran bantuan di tagulandang tim GERMITA Peduli Bencana Gunung ruang melanjutkan penyaluran bantuan bagi sejumlah Pengungsi yang ada di manado dan sekitarnya.

acara Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Menggelar Perayaan Bulan Oikumene

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) kembali menggelar perayaan Bulan Oikumene sebagai peringatan lahirnya PGI yang telah berdiri sejak 25 Mei 1950. Bulan Oikoumene 2024 mengusung tema “Menjadi Satu dengan Sempurna” (Yohanes 17:23).

Perayaan Bulan Oikoumene setiap tahunnya dilaksanakan serentak oleh gereja-gereja anggota PGI. GERMITA merupakan pemekaran dari Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud pada 23 Oktober 1997. Berdiri sebagai gereja dari usaha pekabaran Injil para misionaris yang datang dari Belanda dan Jerman sejak tahun 1959. Mereka dikenal sebagai penginjil tukang (Zendeling Werkman), yaitu: A.C.van Essen, P.Gunther, W.Richter, dan K.E.W.Tauffmann.Sekarang ini, GERMITA merupakan lembaga keagamaan terbesar di kepulauan Talaud. Di samping memberitakan Injil, gereja ini juga concern dalam peningkatan SDM khususnya bidang pendidikan dan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang ada di tanah porodisa.

Ketua Umum Sinode Germita Pdt DR Arnold Apolos Abbas Dalam Momen Perayaan Hut PGI yang ke 74 kali ini mengatakan Germita Sepenuhnya terus mendukung upaya PGI dalam menciptakan Suasana Yang aman dan kondusif di negara kesatuan republik indonesia tak terkecuali di bumi porodisa.

pelayanan Hari Pentakosta Badan Pekerja Majelis Sinode Germita Gelar Visitasi

Peringatan Hari Pentakosta bagi umat kristiani menjadi momen bagaimana merenungkan serta memperbaharui iman kepada Allah.

Secara Sinodal Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili Talaud Minggu 19 Mei 2024 melayani di sejumlah jemaat yang ada di  wilayah pelayanan 11 damau. Badan Pekerja Majelis Sinode dalam sambutanya mengatakan Arti dan makna Pentakosta juga penting dalam konteks kehidupan rohani, di mana peristiwa turunnya Roh Kudus adalah janji yang diberikan Yesus kepada para pengikut-Nya, sebelum Ia naik ke surga. Roh Kudus diberikan untuk memberikan kekuatan, pengertian, dan hikmat kepada umat Kristen agar mereka dapat menjalankan misi Yesus di dunia ini.

Arti dan makna Pentakosta juga mengilustrasikan penerimaan Injil Yesus oleh semua orang, tanpa memandang perbedaan budaya, bahasa, atau latar belakang sosial. Pentakosta menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam Kristus. Pentakosta juga menandai permulaan gereja Kristen, karena setelah turunnya Roh Kudus, para pengikut Yesus menjadi berani dan termotivasi untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sekitar mereka.

Tak hanya itu saja Dalam Menghadapi pesta demokrasi tahun 2024 pemilihan gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten talaud Badan Pekerja Majelis Sinode terus menghimbau untuk tetap menjaga kondusifitas di lingkungan Gereja bahkan di lingkungan masyarakat.sambil berharap Pilkada Talaud tahun 2024 berjalan dengan aman dan lancar.

kegiatan Ketua Umum Sinode Germita Buka Pelaksanaan Semiloka Ajaran dan Pandangan Etis Germita

Bertempat di Germita Jemaat Mahunena Beo Selasa 14 Mei 2024, Ketua Umum Sinode Germita Pdt.Dr.Arnold Apolos Abbas Memimpin Sekaligus Membuka Pelaksanaan Semiloka Ajaran dan Pandangan Etis Germita Tahun 2024.

Sebanyak Kurang lebih 200 Pelayan Khusus Pendeta dan penatua serta sejumlah vicaris utusan masing masing jemaat yang ada di lingkungan Gereja Masehi Injili Talaud Hadir Dalam Pelaksanaan Kegiatan Kali Ini.

Badan Pekerja Majelis Sinode Melalui Sekretaris Umum Sinode Germita Pdt.Van H R Ambuliling S Teol Dalam Sambutanya Mengatakan Tujuan digelarnya Semiloka Ajaran dan Pandangan Etis Germita Kali Ini Bertujuan Germita memiliki pegangan Ajaran tantang Allah Tritunggal, Ajaran tentang keselamatan Kristen, memahami Ajaran tentang Babtisan serta memiliki pegangan Ajaran tentang karunia Roh. Tak hanya itu saja Ambuliling bahkan berharap melalui materi materi yang disampaikan dalam semilika Kali ini dapat menyegarkan Kembali dan terus menguatkan pemahaman akan doktrin-doktrin Gereja yang pada gilirannya akan memperkuat pelayanan yang ada di lingkungan Gereja Masehi Injili Talaud.

Adapun Seminar dan Lokakarya Kali Ini dihadiri Teolog Sekaligus Akademisi Pdt.Dr.Deky Y.H Nggadas, MTh dari Sekolah Tinggi Teologi Rajawali Arastamar Batam. Dalam Acara Pembukaan Pelaksanaan Seminar dan Lokakarya Tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Komisi Kerja Tingkat Sinode Periode 2022-2027.

kegiatan Ketua Umum Sinode Germita Pdt.Arnold Apolos Abbas Hadiri Workshop Perubahan Iklim

Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili Talaud (GERMITA) Pdt.Arnold Apolos Abbas terbang ke bali dalam rangka memenuhi undangan dari Gereja Australia (Uniting Church's in Australia) yang akan dilaksanakan di Bali pada tanggal 22 hingga 26 april mendatang.

Isu lingkungan dan Climate Change serta pemanasan global (global warming) menjadi salah satu topik serius dalam pelaksanaan kegiatan kali ini.
Gereja Masehi Injili Talaud merupakan salah satu mitra kerja dari Gereja yang ada di Australia (Uniting Church's in Australia) yang dipandang memiliki peran penting dalam menjawab tantangan bagi gereja dan masyarakat dewasa ini baik di Asean dan Australia bahkan Indonesia.

Karena itu Ketua Umum Sinode Germita Pdt.Arnold Apolos Abbas Berharap kehadiran Gereja Masehi Injili Talaud dalam pelaksanaan kegiatan tersebut akan berdampak positif dalam menghadapi persoalan perubahan iklim serta dapat membangun dan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat secara khusus di Indonesia bahkan terlebih di bumi porodisa.

aktivitas Gunung Ruang Erupsi Ketua Umum Sinode Germita Turut Prihatin

Erupsi gunung ruang yang terjadi selasa 16 april 2024, membuat ratusan jiwa yang tinggal di dua desa yang ada di lokasi gunung ruang terpaksa di ungsikan ke pulau tagulandang selasa malam.

Ketua umum sinode GERMITA Pdt.Arnold Apolos Abbas menyatakan turut prihatin dan sekaligus mendoakan warga di Sitaro khususnya di Tagulandang agar dapat selamat dari bencana letusan erupsi gunung ruang saat ini. Tuhan kiranya melindungi seluruh warganya atas letusan gunung ruang tersebut dapat terhindar dari musibah tersebut. Dalam doa abbas berharap tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Abbas juga meminta warga sekitar untuk segera menjauhi lokasi bencana gunung ruang yang sedang erupsi tersebut.

Atas musibah yang di alami warga yang ada di pulau ruang tersebut Ketua umum Sinode Gereja Masehi Injili Talaud berharap kepada  pemerintah dan semua pihak dapat membantu warga untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan bagi warga yang terdampak erupsi gunung ruang tersebut.

acara Merunut Kilas Balik Sejarah Konven Pendeta GERMITA

Saat Konven ke - 9 Pendeta dan Keluarga yang digelar di Jemaat Imanuel Kiama,  Ketua II BPMS GERMITA Pdt. Aleksius Tamalongge Manangkabo mengatakan  Gereja Masehi Injili Talaud (GERMITA) ditunggalkan  menjadi satu Gereja yang otonom pada 23 Oktober 1997.

Dua tahun setelahnya atau pada 1999 digelar Konven Pendeta GERMITA dan Keluarga pertama di Jemaat Eben Haezer Melonguane.

" Dengan semakin kompleks pelayanan yang ada di jajaran GERMITA sehingga Gereja yang hadir di dunia ini  tidak terlepas dari pengaruh pengaruh, dan pendeta adalah sosok yang sangat penting dalam pelayanan Gereja Maseni Injili di Talaud, tetapi keluarganya pun tak kalah pentingnya yang tetap diperhatikan dan dipedulikan," ujar Manangkabo.

Sesudah Eben Haezer Melonguane dan Sebelum Imanuel Kiama, diketahui, konven kedua di helat di Jemaat GERMITA Efrata Lobbo, ketiga di Maranatha Mangaran, ke empat di Torsina Bitunuris, ke enam di  Sion Marampit, ke tujuh di Bukit Moria Bitung dan ke delapan di Germita Jemaat Musafir Lirung.

acara Konven Pendeta GERMITA dan Keluarga Tahun 2024

Gereja Masehi Injili di Talaud ( GERMITA) menggelar Konven Pendeta GERMITA dan  Keluarga tahun 2024 yang dipusatkan di Jemaat GERMITA Imanuel Kiama di desa Kiama Barat selama 3 hari, mulai Kamis, (11/4/2024) sampai Sabtu (13/4/2024).

Ibadah pembukaan kegiatan yang dihadiri 394 peserta ini, dipimpin Ketua Umum Sinode GERMITA Pdt. DR. Arnold Appolos Abbas.

Selaku Khadim, Ketum GERMITA membawakan khotbah yang diambil dari pembacaan Alkitab dalam Ulangan 6 : 1 - 9 dengan judul "  Kasih Kepada Allah adalah Perintah yang Utama "  dan Mazmur 127 : 1 - 5 dengan judul " Berkat Tuhan Pangkal Selamat ".

Adapun tema konven kali ini yakni " Inilah Rumah Kami " sedangkan subtemanya adalah " Keluarga Pendeta Sebagai Tempat Persemaian Kabar Baik Bagi Jemaat ".

"  Ada keyakinan yang kuat bahwa jika keluarga keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat ini menjadi keluarga yang kokoh, yang kuat secara iman, maka masyarakat juga akan menjadi kuat, gereja juga akan menjadi kuat. Tetapi sebaliknya jika keluarga itu rapuh, apalagi keluarga pendeta. Maka juga gereja akan rapuh, masyarakatnya juga akan rapuh," katanya

Pendeta Arnold menambahkan, pentingnya pertemuan dalam konven pendeta dan keluarga ini secara khusus sinode GERMITA membicarakan bagaimana membangun keluarga Pendeta, rumah tangga Pendeta menjadi rumah yang nyaman untuk pendidikan anak anak, tetapi juga menjadikan rumah tangga yang kokoh imannya.

" Yang kuat, yang memiliki karakter untuk bisa memberikan kontribusi bagi pertumbuhan gereja bahkan bagi pembangunan bangsa dan negara," ujar Abbas

Turut hadir Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara, Djemi Gagola bersama tamu terundang lainnya dari dalam maupun luar daerah serta pemerintah setempat dan stakeholder terkait.

Pelaksanaan Konven didasarkan pada keputusan Sidang Tahunan Majelis Sinode GERMITA ke 21 tahun 2023 di  Jemaat Sion Kalongan tentang Program Pelayanan 2024 Bidang II Persekutuan dan Organisasi dan  SK BPMS Nomor : 8/5/36/G/ II - 2024  tentang Panitia Konven Pendeta dan Hari Raya Gerejawi tahun 2024.

Sumber dana kegiatan berasal dari kontribusi peserta kegiatan, kas jemaat Imanuel Kiama, partisipasi panitia dan donatur.

acara Tinjau Kesiapan Lokasih Pelaksanaan Konven Pendeta Dan Keluarga " Ambuliling Optimis Pelaksanaan Konven Berjalan Dengan Baik

Sehari Menjelang Pelaksanaan Konven Pendeta Dan Keluarga Yang Akan Di Laksanakan di Germita Jemaat Imanuel Kiama Pada 11 hingga 13 APRIL 2024 Mendatang Sekretaris Umum Sinode Germita Pdt Van Ambuliling, S.Teol Tinjau Lokasih Pelaksanaan Gelaran Tersebut Rabu 10 April 2024.

Di Dampingi Ketua III BPMS Pdt.A.J Larinse.S.Pak.M Teol Serta Ketua IV Pnt.Jakop Mangole SE, Serta Sekretaris 1 Sinode Germita Pdt.Alfrina Awaeh STh.  Sekretaris Umum Sinode Germita Mengatakan Kesiapan Lokasih Serta Akomodasi Bagi Setiap Peserta Telah Rampung Hampir Seratus Persen.

Dengan Kesiapan Panitia Yang Luar Biasa Tersebut BPMS Optimis Pelaksanaan Konven Kali Ini Akan Berjalan Dengan Aman Dan Lancar.

aktivitas Pilkada Talaud Bakal Seru, Lantas Siapa Yang Layak Untuk Tanah Porodisa

Agenda Pilpres dan Pileg 14 Pebruari 2024 Telah berlalu, kini masyarakat Indonesia tak terkecuali warga porodisa akan disibukkan lagi dengan agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota, yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Sesuai agenda dan tahapan KPU, pelaksanaan pemilihan kepala Daerah tersebut, akan digelar pada bulan November 2024 nanti. Berbagai persiapan pun mulai dilakukan termasuk jadwal penyelenggaraan Pilkada tersebut, telah ditetapkan.

Demikian halnya dengan masyarakat yang ada di Kabupaten Talaud, mulai mengadakan persiapan untuk menyelenggarakan agenda penting tersebut. Berbagai partai politik dan organisasi kemasyarakatan, LSM, dan masyarakat secara individu maupun kelompok, mulai mencari figur yang bakal diusung untuk memimpin daerah paling Utara di Provinsi Sulut ini.
Posisi strategis Kabupaten kepulauan Talaud sebagai “beranda” NKRI di bibir Pasifik inilah, menjadikan kabupaten Talaud sebagai salah satu primadona dalam strategi pembangunan nasional. Ada dua Pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah pusat di daerah perbatasan ini, yaitu security aproach (pendekatan pada aspek keamanan) dan prosperity aproach (pendekatan pada aspek kesejahteraan) khususnya di bidang sosial- ekonomi. Namun sejauh ini belum memperlihatkan tanda-tanda yang menggembirakan, karena kabupaten kepulauan Talaud sampai hari masih menyandang status sebagai daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).

Lantas Seperti apakah calon pemimpin kabupaten kepulauan Talaud kedepan? Inilah yang menjadi pertanyaan penting yang harus dijawab dan menjadi bahan perenungan bagi para pemimpin di kab. Talaud dewasa ini.
Disadari bersama bahwa perkembangan dan kemajuan kabupaten Kepulauan ke depan sangat ditentukan oleh siapa yang akan pemimpin daerah ini , pada lima tahun akan datang. Oleh karena itu, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Talaud pada November 2024 ini, merupakan momentum yang sangat strategis bagi masa depan kabupaten Talaud.

Seperti  cita-cita awal pembentukan kabupaten Talaud oleh para tokoh pendiri kabupaten Talaud adalah untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Talaud.

Kondisi keterbelakangan kehidupan sosial ekonomi pada masa yang lalu, kesulitan serta penderitaan yang dialami oleh orang-orang Talaud pada waktu yang lampau, telah melahirkan sejumlah dorongan (motivasi) untuk berjuang dan bekerja keras agar bisa keluar dari kondisi penderitaan tsb, sehingga dapat berdiri sejajar dengan rakyat di tempat yang lain di bumi Nusantara ini.

Seiring berjalannya waktu, masyarakat Talaud sudah dapat “menegakkan kepala”, karena antar lain, putra-putri terbaik Talaud sudah banyak yang menyandang gelar sarjana (S1), S2, bahkan sampai ada S3 (tingkat Doktoral). Tingkat pendidikan yang semakin baik, akan menjadi modal untuk membangun daerah perbatasan.

Indonesia telah merdeka pada tahun 1945, namun rakyat Talaud belum merdeka sebenarnya, entah karena penindasan suku bangsa lain atau karena nasib yang harus dialaminya. Salah satu jalan keluar dari penderitaan itu adalah mengambil alih kepemimpinan dan memberikan “ruang” kepada putera putri terbaiknya untuk dapat memimpin daerahnya sendiri. Hanya dengan jalan demikian, maka ada harapan untuk mencapai kesejahteraan bagi rakyat di daerah perbatasan ini.

Karena itu kriteria bagi seorang pemimpin daerah kabupaten Talaud adalah memahami pergumulan yang dialami oleh masyarakat yang di daerah perbatasan. Terutama dapat memahami semangat awal yang melandasi gerakan perjuangan pendirian kabupaten Talaud. Dengan memahami jiwa (roh) perjuangan tersebut, maka dia dapat melakukan perubahan (transformasi) serta meletakkan kembali dasar dan arah pembangunan kab. Talaud pada jalur yang sebenarnya, yaitu sesuai harapan dan cita-cita para pendiri dan rakyat Talaud pada umumnya.
Tantangan dan pengumuman masyarakat Talaud dewasa ini tentu sangat kompleks dan mendasar. Tidak hanya berkaitan dengan bidang pembangunan.

bisnis Ketua Sinode GERMITA Temui Gubernur Olly Dondokambey

Dalam rangka pengembangan Pendidikan Tinggi dalam yayasan Gereja Masehi Injili Talaud (GERMITA), Ketua Ketua Umum sinode GERMITA Pdt.Dr. Arnold A.Abbas, M.Th, menemui Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Senin(18/3/2024) di kantornya.

Kedatangan Ketum GERMITA itu itu disambut oleh Gubernur Olly Dondokambey dan didampingi oleh Sekprov Sulut Steve Kepel, S.T, M.Si, dan turut didampingi oleh para tokoh masyarakat Kepulauan Talaud yakni S.T, Semuel Bentian, S.H, M.H (ketua DPRD Kabupaten Talaud) Pdt. Estevien Sasauw, M.Th,( mantan Anggota DPR Provinsi Sulut dan kandidat doktor teologi ) dan Pnt. Swelem Adam Wakil Ketua Jemaat GERMITA Sangkundiman Melonguane dan juga mantan Anggota Dewan Talaud.

Ketum Sinode GERMITA Pdt.Dr. Arnold A.Abbas, M.Th melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulut Prof. Dr. (H.C) Olly Dondokambey, S.E (pak Ketua),secara umum membicarakan terkait progres dan program pengembangan pendidikan Tinggi di GERMITA dan percepatan pembangunan kabupaten Kepulauan Talaud depan.

Dikatakannya, dalam kesempatan itu Gubernur Olly Dondokambey memaparkan upaya dan kepedulian Pemerintah Provinsi Sulut dalam pengembangan SDM, antara lain dengan program mempersiapkan tenaga kerja yg berkualitas yg bisa kerja di luar negeri diantaranya ke Kota Jepang, China dan kota lainnya.

” Pada pertemuan itu  Gubernur berkomitmen untuk terus bersinergis dan mendukung penuh upaya GERMITA pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi dan sumber daya manusia.” ucap Pdt Arnold Abbas sambil mengapresiasi dukungan dan perhatian Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw terhadap esistensi Sinode GERMITA dalam aspek pelayanan,pembangunan rumah ibadah dan jemaat, pendidikan dan sosial kemanusiaan.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menegaskan selama dua periode Kepemimpinan ODSK terus menunjukkan komitmen dan kerja nyata dalam pembangunan rumah ibadah dan jemaat serta pendidikan tinggi oleh yayasan GERMITA.
” Prinsipnya saya siap mensupport penuh upaya dan program pengembangan pendidikan tinggi oleh GERMITA dan peningkatan mutu SDM di Talaud secara umum” tegas Gubernur Olly Dondokambey bernada optimis.

kegiatan Polres Talaud Siap Amankan Festival Olahraga Pemuda Sinode Germita 2024

Acara  Pelantikan Panitia Festival Olahraga Pemuda Sinode Germita bertempat di Gedung Ibadah Germita Sanggaroma Moronge Satu, Minggu,17 Maret 2024.

Kapolres Talaud melalui Kapolsek Lirung AKP Rolly Mahole,SH mengatakan bahwa Giat Pelantikan khususnya Polsek Lirung sebagai Koordinator Tim Pengamanan, hal ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Olahraga.

" Personel nantinya akan turut dilibatkan dalam Pengamanan pelaksanaan Olahraga Pemuda Sinode Germita" Pungkasnya.

Adapun yang hadir dalam Giat tersebut Pdt. Anthon G. Sulung, M.Teol (Khadim), Kepala Desa Moronge Satu Ibu Hartini Lambi,Kepala Desa Moronge Dua Bpk. Simson Fonataba,Kepala Desa Moronge Selatan Bpk. Regen Sasuwuk,Tokoh Adat Desa Moronge  Sutomo Tingginehe (RatumBanua),Kanit Binmas Polsek Lirung (Ketua Tim),Anggota SERKA sepri Taaweran (Babinsa),AIPDA Edi Tumalang,BRIPKA Herry Datamanise dan Jemaat Germita Sanggaloma Moronge Satu.Mahole Berharap Ajang Tingkat Sinodal Kali Ini Kiranya dapat berjalan dengan aman dan lancar.

aktivitas KETUM SINODE GERMITA APRESIASI KUNJUNGAN KERJA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA JOKO WIDODO DI TALAUD

KUNJUNGAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DI SULAWESI UTARA SECARA KHUSUS DI KABUPATEN TALAUD MENDAPAT APRESIASI DARI KETUA UMUM SINODE GERMITA PENDETA ARNOLD APOLOS ABBAS/ ABBAS MENGATAKAN APRESIASI YANG LUAR BIASA KEPADA PEMERINTAH PUSAT DALAM HAL INI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA JOKO WIDODO SERTA KEMENTRIAN KOMINFO YANG TELAH MENGHADIRKAN JARINGAN INTERNET DIBEBERAPA DAERAH YANG ADA DI SULAWESI UTARA SECARA KHUSUS DI KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD.

ABBAS BERHARAP DENGAN DI RESMIKANYA PENGOPERASIAN SINYAL BTS 4G BAKTI KOMINFO DI BEBERAPA TITIK YANG ADA DI SULAWESI UTARA DAPAT MEMPERMUDAH WARGA UNTUK DAPAT MENGAKSES JARINGAN INTERNET SECARA MERATA/ DENGAN DIRESMIKANYA PENGOPERASIAN SINYAL 4G INI AKAN MENJAWAB  KELUHAN WARGA TERKAIT JARINGAN INTERNET YANG ADA DI DAERAH 3T.

aktivitas Ketum Sinode GERMITA Seruhkan Warga Sulut Jaga dan Ciptakan Perdamaian, Jelang Nataru dan Pesta Demokrasi 2024

Talaud Media Germita.com- Pasca bentrokan 2 kelompok di Kota Bitung yang terjadi pada hari Sabtu, 25 November 2023 lalu, ketua Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili Talaud (BPMS GERMITA) Pdt. Dr. A. A. Abbas, M.Teol turut menyampaikan empati dan imbaun secara terbuka. Pdt. Dr. A. A. Abbas, M.Teol mengatakan atas nama pribadi dan sebagai Badan Pekerja Majelis Sinode, menghimbau agar supaya situasi tersebut dapat dipulihkan dengan baik, dua kelompok ini bisa saling memahami dalam rangka untuk menciptakan perdamaian di Kota Bitung bahkan di Provinsi Sulawesi Utara.

” Sejak peristiwa itu, kami berdoa sambil berharap serta mengajak semua pihak terkait agar menyikapi situasi ini dengan bijak dan penuh kasih sebagai sesama manusia dan umat beragama” katanya.

Dia menambahkan, kepada aparat hukum yang terkait dapat mengatasi dan melakukan pendekatan kemanusiaan dengan tidak meninggalkan unsur peneggakan hukum bagi yang bersalah tampa pilih kasih.

” Berdasarkan fakta hukum atas peristiwa ini, maka hal ini menjadi satu peringatan keras bagi masyarakat untuk tidak bertindak anarkis yang bertentangan dengan hukum yang berlaku.” Ujarnya.

Pdt Arnold menambahkan secara kasat mata peristiwa ini akibat tindakan provokasi oleh oknum tertentu dan hal ini murni peristiwa krimanal bukan soal Agama.

Untuk itu kata Arnold, dia mengajak agar kita jangan terpancing dengan berita-berita Hoax, tapi lebih banyaklah kita mendorong proses perdamaian dan rekonsiliasi dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif, apalagi kita sedang menjelang Natal dan tahun Baru

” Kepada Umat Kristiani kami juga mengajak kita untuk memasuki minggu-minggu Advent ini sampai dengan pelaksanaan Perayaan Natal Kristiani, kita lebih banyak berbuat baik, saling memaafkan dan mengampuni satu dengan yang lain.” Katanya.

Terlepas dari soal pertikaian dua kelompok yang telah berdamai dan sedang dalam penyidikan aparat kepolisian, dalam menyambut pesta demokrasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 14 Februari 2024 dan Pemilihan Legislatif, pihak mengajak kiranya masyarakat dapat mengambil bagian secara aktif, melibatkan diri dalam proses Demokrasi dengan tentunya tetap menjaga kerukunan dan kedamaian walaupun berbeda pilihan, namun kita tetap menempatkan persatuan dan kesatuan masyarakat diatas kepentingan golongan dan pribadi.

” Atas nama pribadi sebagai Ketua Umum Badan Pekerja Majelis Sinode Germita saya menyampaikan selamat menyambut Natal tanggal 25 Desember 2023 dan Selamat menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2024, kiranya Tuhan Memberkati kita sekalian, Shalom.”ujar Pdt Arnold Abbas bernada sukacita.(Ocha)

acara BPMS Tempatkan 45 Vicaris Di Lingkungan Gereja Masehi Injili Talaud

Sidang Tahunan Majelis Sinode Germita Ke XXI tahun 2023 menjadi momen terindah bagi ke 45 vicaris yang telah menjalani masa orientasi selama kurang lebih tiga bulan di kantor sinode. dimana ke 45 vicaris tersebut secara  resmi menerima surat keputusan dari Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili Talaud pada jumat 24 november 2023 di germita jemaat Sion Kalongan.

Maria Wangkanusa salah satu vicaris yang menerima surat keputusan tersebut mengaku senang dan bangga dimana momen momen yang di tunggu tunggu kurang lebih tiga bulan akhirnya terjawab sudah dan siap melaksanakan tugas dimana saja, hal yang sama juga disampaikan Aurel Gahansa juga mengaku dimana ia merasa bersyukur saat ini telah memasuki masa masa vicariat di jemaat.

Sementara itu Ketua Umum Sinode Gereja Masihi Injili Talaud Pdt.Arnold Apolos Abbas Berharap Dengan Di Tempatkanya vicaris angkatan tahun 2023 ini akan membantu pelayanan yang ada di Lingkungan Gereja Masihi Injili Talaud.