Bertempat di Germita Jemaat Siloam Binalang, Jumat 31/10/2025, Pelaksanaan Pesparawi Pelayan Khusus Se Germita Tahun 2025 Sukses Digelar. Adapun Pelaksanaan Lomba Pesparawi Kali Ini Diikuti Sebanyak 18 Peserta Utusan Jemaat dan Wilayah.
Dalam Ibadah Pembukaan yang dipimpin oleh Ketua III Sinode GERMITA Pdt.A.J.Larinse,S.Pak,MTeol, Menyebutkan Pelaksanaan Pesparawi Pelayan Khusus ini bukan hanya sekedar perlombaan atau penampilan tetapi merupakan wujud nyata dari iman dan pelayanan kita untuk memuliakan Tuhan dengan talenta yang telah Dia berikan,
Melalui harmoni suara dan kesatuan hati, kita percaya setiap pujian yang dinyanyikan akan menjadi persembahan yang harum dihadapaNya yang kudus, kiranya semangat kita terus menyala dan injil yang telah berumur 166 tahun di tanah porodisa akan terus bertumbuh, berakar dan berbuah bagi kemulianNya.
Sementara itu hal yang sama juga disampaikan oleh sekretaris umum sinode Germita Pdt.Van.H.R.Ambuliling,S.Teol.MA. menyebutkan berharap pelaksanaan pesparawi pelayan khusus se sinode germita ini tak hanya sekedar siapa pemenangnya tetapi juga sebagai sarana mempersatukan bahkan menjalin hubungan baik sesama pelayan khusus yang ada di lingkungan gereja masehi injili talaud.
Berikut Lima Besar Pemenang Lomba Pesparawi Pelayan Khusus Se Germita Tahun 2025. 1. Juara 1 Paduan Suara Wilayah 04 Beo. 2.Juara 2 Paduan Suara Wilayah 07 Lirung. 3. Juara 3 Paduan Suara Utusan Jemaat Efata Bambung Wilayah 02 Gemeh 3. 4.Juara 4 Paduan Suara Wilayah 02 Gemeh 1 5.Juara 5 Paduan Suara Wilayah 16 Moronge.
Disela sela pelaksanan konsultasi tahunan pelayanan fungsional lansia sinode gereja masehi injili talaud yang digelar di germita jemaat efrat miangas sejak tanggal 13 hingga 14 oktober tahun 2025, menggelar penanaman pohon ketapang disepanjang pesisir pantai pulau miangas.
Dikatakan ketua umum sinode GERMITA yang memimpin pelaksanaan penanaman pohon ketapang ini menyebutkan Penanaman pohon di pantai pulau miangas bersama Komisi Pelfung Lansia Sinode GERMITA sebagai wujud komitmen komisi pelayanan fungsional Lansia Sinode GERMITA terhadap pembangunan berkelanjutan (sustainable development), khususnya di bidang kelestarian lingkungan hidup di kabupaten kepulauan Talaud, khususnya di Pulau Miangas beranda NKRI.
Tak hanya itu saja Abbas mengatakan hal ini sebagai bentuk kepedulian gereja terhadap kelestarian lingkungan secara khusus diwilayah pesisir yang rentan sering terjadinya abrasi serta mencegah dampak dari cuaca buruk yang sering terjadi di pulau miangas. Abbas berharap hal ini juga akan mendorong generasi muda yang ada di bumi porodisa untuk terus memelihara dan menjaga lingkungan serta alam sekitar.
Dengan Menggunakan KM Sabuk Nusantara 70 Ratusan Peserta Konsultasi Fungsional Lansia Sinode GERMITA tiba Dipelabuhan Miangas Selasa,13/10/2025. Setibanya dipelabuhan miangas peserta disambut secara adat oleh pentua adat desa miangas.
Dengan mengusung tema "Hiduplah sebagai terang yang membuahkan kebaikan,keadilan dan kebenaran, Ketua umum sinode GERMITA Pdt.Dr.Arnold Apolos Abbas dalam khotbahnya berharap lansia sinode GERMITA akan menjadi lansia yang sehat, kuat dan bijaksana serta menjadi teladan iman dalam bersekutu, bersaksi dan melayani.
Terpisah ketua Komisi Pelayanan fungsional lansia Sinode GERMITA Pnt.Arista Takalihuang menyebutkan tujuan dan sasaran digelarnya konsultasi komisi pelayanan fungsional lansia sinode GERMITA kali ini bertujuan mengevaluasi program program pelayanan selang setahun kerja pelayanan fungsional lansia baik ditingkat jemaat, wilayah dan sinodal, bahkan sebagai sarana untuk menjalin talisiturahmi sesama lansia yang ada dilingkungan Gereja Masehi Injili Talaud.
Sementara itu Sekretaris umum sinode GERMITA Pdt.Van.H R Ambuliling,S,Teol dalam sambutanya berharap pelaksanaan konsultasi fungsional lansia sinode GERMITA kali ini akan melahirkan keputusan serta program program yang strategis dalam pelayanan lansia sinode GERMITA kedepan. Adapun pelaksanaan konsultasi fungsional lansia sinode GERMITA yang digelar sejak tanggal 13 hingga 15 oktober 2025 kali ini dihadiri Ketua Umum Sinode GERMITA Pdt.Arnold Apolos Abbas, Sekretaris Umum Pdt.Van H R Ambuliling,S.Teol.MA, Sekretaris 1 Sinode Pdt.Alfrina Awaeh,S.Th,
Camat Miangas Olita Papalapu,Kapolsek Miangas,Danposal Miangas, Koramil Miangas, Pemerintah Desa Miangas, seluruh peserta lansia utusan jemaat serta pengurus lansia tingkat sinode.
Bertempat di Germita Jemaat Betel Alo Wilayah 05 Rainis, Konsultasi KPA Sinode Gereja Masehi Injili Talaud Resmi Bergulir. Sebanyak kurang lebih 200 peserta konsultasi utusan jemaat yang ada dilingkungan gereja masehi injili talaud hadir dalam pelaksanaan konsultasi yang akan berlangsung sejak tanggal 2 hingga 4 oktober 2025 mendatang.
Selaras dengan tema konsultasi kali ini " Hiduplah Sebagai Terang Yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan dan Kebenaran" Dengan Sub Tema " Bersama sama mewujudkan guru sekolah minggu GERMITA yang menjadi teladan positif dengan membangun lingkungan gereja yang aman dan mendukung untuk anak anak.
Dikatakan Ketua Komisi Pelayanan Anak Sinode GERMITA Pnt.Hetty Balaira tujuan dan sasaran digelarnya konsultasi komisi pelayanan Anak Sinode GERMITA kali ini bertujuan sebagai bentuk komunikasi daa evaluasi pelayanan selang setahun kerja pelayanan anak baik ditingkat jemaat, wilayah dan sinodal, bahkan sebagai sarana untuk mencetuskan ide ide atau gahasan yang memgembanhkan potensi dan kompetensi pelayanan anak ya g hakiki, serta sebagai arena untuk menuangkan kecerdasan bermoral dan beretika yang kristiani.
Sementara itu Sekretaris 2 Sinode Sinode Gereja Masehi Injili Talaud Penatua Firony Ungkey dalam sambutanya berharap pelaksanaan konsultasi KPA Sinode GERMITA kali ini akan melahirkan keputusan serta program program yang strategis dalam pelayanan KPA Sinode Germita kedepan. Nampak hadir dalam ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Ketua 2 Sinode GERMITA Pdt. A.T.Mananglabo,STh Ini, Diantaranya Sekretaris 2 Sinode GERMITA
Pnt.Firony Ungkey, Ketua empat Pnt. Jakob mangole, mewakili pemerintah daerah kabupaten talaud Asisten 1 Tata Pemerintahan dan kesrah Daud Malensang,S.Sos, Serta Seluruh Pengurus KPA baik yang ada di aras pelayanan Sinode,Wilayah dan jemaat yang ada dilingkungan Gereja Masehi Injili Talaud.
Bertempat di GERMITA Jemaat Lembon Samala Taturan, Konsultasi KPPKB Sinode Gereja Masehi Injili Talaud Resmi Dibuka.
Sebanyak kurang lebih 200 peserta konsultasi utusan jemaat yang ada dilingkungan gereja masehi injili talaud hadir dalam pelaksanaan konsultasi yang akan berlangsung sejak tanggal 1 hingga 3 oktober 2025 mendatang.
Selaras dengan tema konsultasi kali ini " Hiduplah Sebagai Terang Yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan dan Kebenaran" Ketua IV Sinode Gereja Masehi Injili Talaud Pnt.Jakob Mangoleh dalam sambutanya menyebutkan Peran penting KPPKB Germita agen perubahan yang berperan aktif menjaga keutuhan NKRI dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Hal senada juga disampikan Asisten 1 tata pemerintahan dan kesrah kabupaten talaud Daud Melensang ,S.sos, ia berharap KPPKB Sinode Germita Akan menjadi mitra pemerintah dalam mendujung setiap upaya upaya pemerintah daerah dalam setiap aspek pembangunan yamg ada bumi porodisa.
Keduanya berharap pelaksanaan konsultasi KPPKB Germita kali ini akan melahirkan keputusan serta program program yang strategis dalam pelayanan KPPKB Germita kedepan demi menuju kabupaten talaud dan gereja yang bermartabat, religius, maju dan sejahterah.
Bertempat di GERMITA Jemaat El Betel Rusoh Wilayah 15 Tarohan, Konsultasi Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili Resmi Dibuka. Dalam Sambutanya Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili Talaud Pdt.DR.Arnold Apolos Abbas Menyebutkan Peran penting pemuda gereja di Indonesia secara khusus di GERMITA adalah sebagai penerus gereja, agen perubahan dalam masyarakat, pelayan Kristus dalam berbagai kegiatan, penjaga kerukunan antar umat beragama, serta pembentuk pribadi yang berkarakter sesuai ajaran Kristen.
Melalui Konsultasi Pemuda Sinode GERMITA ini, diharapkan aktif dalam pelayanan, mengembangkan potensi diri, dan menjadi teladan bagi orang lain, baik di dalam gereja maupun di masyarakat luas.
Hal senada juga disampaikan bupati kabupaten talaud dalam sambutanya diharapkan pemuda GERMITA akan menjadi Penerus dan Harapan Gereja. Pemuda gereja adalah tulang punggung gereja dan harapan untuk masa kini dan mendatang, karena merekalah yang akan melanjutkan pelayanan dan kepemimpinan gereja di masa depan. Keterlibatan aktif mereka dalam ibadah dan pelayanan sangat penting untuk pertumbuhan gereja serta menjadi Agen Perubahan dan Saksi Kristus tak hanya itu diharapkan
Pemuda dipanggil untuk menjadi terang bagi masyarakat, menerangi dunia dengan kebenaran, kasih, hal ini pun selaras dengan visi misi bupati dan wakil bupati kabupaten talaud menjadikan kabupaten talaud yang bermartabat, religius menuju kabupaten talaud yang maju dan sejahterah. Nampak hadir Bupati Talaud Welly Titah, Wakil Ketua DPRD Talaud Pnt. Jacob Magole, S.E, beberapa pejabat di lingkungan Pemda Talaud, staf khusus Bupati, para pendeta Wilayah dan vikaris, Pengurus KPPS GERMITA dan utusan pemuda SE GERMITA di Kepulauan Talaud yg berjumlah kurang lebih tiga ratus orang, Forkopimca Beo Selatan, kades Rusoh dan tokoh2 adat serta warga jemaat El-Betel Rusoh.
Adapun Ibadah pembukaan konsultasi pemuda GERMITA kali iji dipimpin oleh Pdt. Alprina Awaeh, S.Th, Sekretaris satu Sinode GERMITA. Kegiatan konsultasi pemuda se GERMITA kali ini, merupakan kegiatan konsultasi yang pertama di tahun pelayanan 2025, dari Komisi Pelayanan Sinode GERMITA, yang akan melakukan evaluasi program pelayanan tahun 2025 dan menyusun program baru tahun 2026.
Partai final open turnamen sahentimbang cup tahun 2025 berlangsung seruh, dimana dipartai final kali ini mempertemukan dua kesebelasan tangguh yakni kesebelasan sinar raya bantane berhadapan dengan tunas muda ammat selatan yang berakhir dengan drama adupinalti yang dimenangkan oleh kesebelasan tunas mudah ammat selatan dengan skor 5 : 4.
Pelaksanaan open turnamen sahentimbang cup 2025 ini pun mendapat apresiasi dari sekretaris umum sinode GERMITA Pdt.Van H.R.Ambuliling,STeol.MA, menurutnya Gereja telah lama memiliki fungsi sosial dimana menjadi penggerak pengembangan "industri" sepakbola lokal, Hampir semua event sepak bola 'tarkam' diinisiasi oleh jemaat jemaat yang ada di lingkungan gereja masehi injili talaud (GERMITA) Ekonomi turut bergerak, insan insan persepakbolaan punya 'job', dan publik beroleh hiburan dan kebanggaan. Di sisi lain persahabatan dan persatuan juga terus terjaga.
Kepada panitia penyelenggara dalam hal ini GERMITA Jemaat Sahentimbang Gemeh bahkan Asosiasi Sepak Bola Kabupaten Talaud serta semua pihak yang telah membantu suksesnya gelaran ini, ia pun memberi apreaiasi sehingga pelaksanaan open turnamen sahentimbang cup kali ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Ia berharap kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan sehingga ini tak hanya menjadi ajang pencarian bakat bakat generasi muda talaud tetapi juga sebagai wadah mempersatukan warga porodisa dari tinonda sampai napombaru.
Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili di Talaud (GERMITA), DR. Pdt. Arnold Apolos Abbas, M.Th., memberikan apresiasi tinggi kepada Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (FK PKB PGI) yang telah mengundang para ketua sinode anggota PGI se-Indonesia untuk hadir dalam pelaksanaan Konsultasi Nasional (Konas) FK PKB PGI di Bukit Inspirasi Tomohon, (4 - 8/9/2025).
Dr. Arnold Abbas mengapresiasi kehadiran dan undangan dari Ketua Umum FK PKB PGI, Prof. Dr. Olly Dondokambey, S.E, yang juga merupakan mantan Gubernur Sulawesi Utara dua periode (2015 - 2025), yang telah mengundang para ketua sinode se - PGI untuk bisa hadir di Konas. Abbas juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Silvanus, S.E., yang turut hadir dan memberikan sambutan dalam acara pembukaan Konas. “Konas ini kiranya dapat melahirkan program-program strategis, terutama dalam meningkatkan peran kaum bapa bagi kerukunan dan perdamaian bangsa,” ujar Dr. Arnold Abbas.
“Selain itu, kami berharap program yang dihasilkan juga dapat meningkatkan kesejahteraan warga gereja dan masyarakat Indonesia secara umum.” Dalam kesempatan ini, Dr. Arnold Abbas hadir didampingi oleh beberapa pengurus dan anggota dari PKB GERMITA, termasuk Sekretaris PKB GERMITA Pdt. Raiman Pontoh, S.Teol., dan Wakil Ketua PKB GERMITA, Pnt. Nelwan Maloring serta
Tim PKB GERMITA juga turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Konas dengan mengirimkan 14 orang anggotanya untuk mengikuti beberapa lomba, seperti lomba vokal grup dan pembacaan Mazmur. Abbas Berharap Kegiatan Konas FK PKB PGI ini menjadi momentum penting bagi seluruh kaum bapa dari berbagai sinode untuk berkumpul, berdiskusi, dan merumuskan langkah-langkah strategis demi kemajuan gereja dan masyarakat.
Pelaksanaan Pesta Paduan Suara WKI Germita Yang di gelar Di Germita Jemaat Lembonsamala taturan sukses digelar. Berikut hasil lomba penilaian ketiga tim juri dalam lomba Festival
Paduan Suara Gerejawi Wanita Kaum Ibu Sinode GERMITA Tahun 2025. Di Jemaat Lembon Samala Taturan 5/9/2025.
Pesta Paduan Suara Gerejawi Wanita Kaum Ibu ( WKI) Sinode GERMITA Tahun 2025 yang dipusatkan di Jemaat GERMITA Lembon Samala Taturan Resmi Bergulur, Jumat (5/9/2025).
Ibadah pembukaan dipimpinan Sekretaris Umun Sinode GERMITA, Pdt. Van Heifel Radon Ambuliling, S.Teol.,M.A. Sementara untuk sambutan sinode dibawakan Ketua IV Sinode GERMITA Pnt. Jakop Mangole, S.E., M.A, sedangkan dari pemerintah dibawakan oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya Gretsya Bambungan, S.E.
Bupati Welly Titah melalui Wakil Bupati dalam sambutannya atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada panitia, jemaat Lembon Samala Taturan, serta semua pihak yang telah mengambil bagian dalam mempersiapkan kegiatan ini.
Festival paduan suara tidak sekedar kompetisi seni bernyanyi, tetapi buah bentuk pelayanan dan kesaksian iman, dimana lantunan pujian menjadi persembahan bagi kemuliaan Tuhan.
" Peran kaum ibu dalam kehidupan keluarga, jemaat, dan masyarakat sangatlah besar. Kaum ibu adalah tiang doa, pengajar nilai nilai iman, serta teladan dalam ketekunan dan pelayanan. Melalui festival ini, kita disadarkan bahwa nyanyian rohani bukan hanya menghibur, tetapi juga menguatkan iman, mempererat persaudaraan, serta menyalurkan kasih dan pengharapan kepada sesama," katanya
Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud memandang pentingnya sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun masyarakat. Pembangunan yang kita lakukan tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup pembangunan spiritual, moral, dan karakter yang menjadi fondasi utama dalam mewujudkan " Talaud Bermartabat, Religius, Maju, dan Sejahtera.
Festival ini hendaknya dimaknai bukan hanya sebagai ajang untuk menunjukan kemampuan bernyanyi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat kebersamaan, memperkokoh persaudaraan dan mempersembahkan talenta terbaik bagi hormat dan kemuliaan nama Tuhan.
Karena itu, marilah kita menjunjung tinggi sportivitas, menjaga semangat pelayanan dan tetap menempatkan kasih Kristus sebagai dasar dalam seluruh rangkaian kegiatan ini," pungkas Wabup
Diketahui, paduan suara diikuti 21 peserta yang terbagi menjadi dua kategori Seri A1 (9 peserta) dan kategori seri A2 (12 peserta).
Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili Talaud Pendeta Doktor Arnold Apolos Abbas, memimpin ibadah di Jemaat Yerusalem Gangga 2, Wilayah GABATA, Kabupaten Minahasa Utara pada Minggu,(31/8/2025).
Kunjungan ini memiliki makna ganda, yakni sebagai bentuk pelayanan rohani dan juga bagian dari misi kemanusiaan pasca insiden terbakarnya Kapal Barcelona Lima yang terjadi bulan lalu di perairan Talise. Dalam kesempatan yang sama juga orang nomor satu di lingkungan gereja masehi injili talaud ini, mengapresiasi bahkan berterima kasih atas upaya yang dilakukan warga masyarakat yang ada di pulau gangga dan sekitarnya yang ikut membantu proses evakuasi para korban terbakarnya KM Barcelona Lima Pada 20 juli 2025 silam.
Kehadiran Pendeta Doktor Arnold Abbas kali ini didampingi oleh sejumlah tokoh adat penting dari Talaud, termasuk Ramly Adam (Ratum Banua Melonguane), Yulisnus Magenda (Ratum Tampa Melonguane), Kresmus Lindo (Inangngu Tampa Melonguane), dan Godfried Timpua (Tokoh Adat).Yunus Losoh (Pengurus Dewan Adat Kabupaten Kepulauan Talaud), Pdt. Anton Sulung (Sekertaris Dewan Adat), Trulyati Laihan (Dinas Pariwisata), dan Zet Losoh (Tokoh Masyarakat).
Abbas berharap sinergitas yang telah terbangun ini akan terus dipupuk dan dipelihara demi terciptanya hubungan yang baik dan harmonis dalam misi pelayanan kedua lembaga gereja yang terbesar di provinsi sulawesi Utara yakni gereja masehi injili minahasa serta gereja masehi injili talaud.
Setelah empat hari pelaksanaan sidang istimewa majelis sinode germita yang ke enam, yang digelar di germita jemaat maranata salibabu tahun 2025 akhirnya sukses digelar dan ditutup.
Adapun ibadah penutupan dipimpin oleh ketua majelis penggembala sinode germita Pendeta Doktor Eldon Matoneng. Ketua umum sinode germita Pendeta Doktor Arnold Apolos Abbas dalam sambutanya mengapresiasi animo dan antusias setiap peserta utusan jemaat yang terus bertahan hingga selesainya pelaksanaan sidang istimewa majelis sinode kali ini.
Dalam kesempatan yang sama juga abbas menyampaikan penghargaan yang luar biasa terhadap Badan Pekerja Majelis jemaat maranata salibabu serta seluruh panitia pelaksana bahkan jemaat jemaat tetangga yang telah menjadi tuan dan nyonya rumah sehingga pelaksanaa sidang istimewa majelis sinode germita yang yang ke enam dapat terlaksana dengan baik.
Abbas berharap berharap pelaksanaan sidang istimewa mejelis sinode kali ini akan melahirkan dokumen pegangan ajaran germita yang alkitabiah dan reformed, serta Tata Gereja yang kuat, dan efektif guna memperlancar setiap pelayanan dilingkungan gereja masehi injili talaud.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan sidang istimewa majelis sinode yang ke VI, yang digelar di germita jemaat maranatha salibabu masih terus berlangsung, dimana dihari yang ketiga ini peserta difokuskan pada dua agenda pembahasan yang cukup serius dimana fokus pembahasan kali ini meliputi kode etik pendeta serta revisi liturgi yang nantinya akan digunakan dalam setiap pelayanan ibadah ibadah dilingkungan gereja masehi injili talaud.
Dikatakan ketua IV sinode germita Pnt.Jakop Mangole tujuan digelarnya pembahasan kali ini berfokus pada pembahasan kode etik pendeta dan pembahasan revisi liturgi yang nantinya ini akan digunakan warga germita dalam setiap pelayanan ibadah.
Sementara untuk kode etik pendeta itu sendiri bertujuan mencari bagaimana seharusnya menjadi pendeta yang tulus melayani Tuhan dan jemaat. Mangole berharap pelaksanaan Sidang Istimewa Majelis Sinode ini akan melahirkan dokumen pegangan ajaran GERMITA yang alkitabiah dan reformed, serta Tata Gereja yang kuat, dan efaktif guna memperlancar pelayanan setiap pelayanan dilingkup sinodal.
Secara resmi pelaksanaan sidang istimewa majelis sinode germita ke VI di germita jemaat maranatha salibabu dibuka ketua umum sinode germita Pdt.Arnold Apolos Abbas, rabu, 26/8/2025.
Sidang Instimewa Majelis Sinode adalah persidangan majelis sinode yang dilaksanakan berdasarkan Keputusan Sidang Lengkap Majelis sinode sebelumnya sebagai wadah unyuk membahas dan memperdalam penghayatan hidup bergereja dengan mencari, menemukan dan mentaati Kehendak Kristus Kepala Gereja sebagai wujud berjalan bersama dalam keesaan. Secara khusus Sidang istimewa majelis sinode kali ini diadakan untuk membahas dan menetapkan Pegangan Ajaran,Kode Etik Pendeta,Revisi Liturgi dan Revisi Tata Gereja.
Adapun peserta sidang istimewa Majelis Sinode kali ini Pelayan khusus Utusan Jemaat,Pelayan khusus anggota BPMS, Pelayan Khusus Komisi Pelayanan Kategorial lingkup sinode, Perangkat Pelayanan Sinode, bahkan para pendeta dan Vicaris GERMITA yang ada dilingkungan Gereja Masehi Injili Talaud.
Sebagai wujud sinergitas pemerinta daerah kabupaten talaud bersama dengan gereja, sekretaris daerah Yohanis Kamagi yang hadir mewakili Bupati Kabupaten Talaud dalam sambutanya menyebutkan pemerinta daerah kabupaten talaud mengapresiasi dan terus mendukung upaya gereja dalam malaksanakan misi pelayananya dibumi porodisa.
Dalam kesempatan tersebut pemerinta daerah kabupaten talaud menyerahkan bantuan sebesar 5 juta rupiah kepada panitia pelaksana sidang istimewa majelis sinode GERMITA, sambil berharap kiranya dapat membantu panitia dalam pelaksanaan sidang istimewa majelis sinode kali ini. Sementara itu dalam sambutanya sekretaris umum sinode GERMITA Pdt.Van H R Ambuliling,STeol.MA berharap pelaksanaan Sidang Istimewa Majelis Sinode Ini akan melahirkan dokumen pegangan ajaran GERMITA yang alkitabiah dan reformed, serta Tata Gereja yang kuat, efaktif dan memperlancar pelayanan.
Sehari Jelang Pelaksanaan Sidang Istimewa Majelis Sinode yang ke VI yang akan di gelar di Germita Jemaat Maranatha Salibabu pada tanggal 26 hingga 30 agustus mendatang, Badan Pekerja Majelis Sinode Germita Meninjau Langsung Berbagai Kesiapan Pelaksanaan Sidang Istimewa Majelis Sinode Senin,25/8/2025.
Dikatakan Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili Talaud Pdt.DR.Arnold Apolos Abbas saat meninjau langsung lokasih pelaksanaan sidang istimewa majelis sinode menyebutkan baik lokasih pelaksanaan sidang dan juga akokodasi bagi peserta sidang serta prosesi untuk acara pembukaanya sudah siap hampir seratus persen.
Meski masih ada beberapa pekerjaan yang hingga kini masih terus dibenahi, namun Abbas optimis jelang hari pelaksanaan semuanya sudah siap. Abbas berharap panitia pelaksana tetap bekerjasama dan berkoordinasi sihingga pelaksanaan Sidang Istimewa Majelis Sinode yang direncanakan berlangsung selama lima hari ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Ia juga menghimbau kepada seluruh peserta utusan dari 140 jemaat yang ada dilingkungan Gereja Masehi Injili Talaud untuk dapat hadir dalam pelaksanaan sidang tersebut sesuai dengan jadwal dan waktu yang telah ditentukan.
Setelah 21 tahun Pdt.Rius Rabunusa melayani dilingkungan Gereja Masehi Injili Talaud (GERMITA), Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili Talaud memberikan Penghargaan kepada Pdt.Rius Rabunusa sebagai Pendeta Emiritus.
Dikatakan Pdt.DR.Arnold Apolos Abbas dalam khotbahnya pemberian gelar emeritasi bagi seorang pelayan pendeta tersebut sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya selama melayani dilingkungan Gereja Masehi Injili Talaud (GERMITA). Diketahui Pdt.Rius Rabunusa diteguhkan sebagai pendeta di lingkungan Gereja Masehi Injili Talaud pada tanggal 25 april tahun 2004, di germita jemaat Pintu Elok Lahu.
Terkait pemberian gelar emiritasi terhadap dirinya, ia mengapresiasi upaya upaya yang telah dilakukan Badan pekerja Majelis Sinode Terhadap dirinya saat menjadi pelayan khusus pendeta, seinggah dalam pelaksaan tugas dan tanggungjawabnya sebagai pendeta dilingkungan gereja masehi injili talaud dapatlah berjalan dengan baik. Ia berharap pelayanan Gereja Masehi Injili Talaud Kedepan Semakin Lebih Baik, Dalam Rangka Menghadirkan Syalom dibumi Porodisa.
Nampak Hadir dalam ibadah minggu pagi yang digelar di Germita Jemaat Baitani Maririk ini Jajaran Badan Pekerja Majelis Sinode Ketua Umum Sinode Germita Pdt.DR.Arnold Apolos Abbas, Ketua 2 Pdt.Aleksius Manangkabo,STh, Ketua 3 Pdt.A.J.Larinse,SPak,M.Teol, Ketua 4 Pnt.Jakop Mangole,SE.MA, Sekretaris Umum Pdt.V.H.R.Ambuliling, S.Teol, MA, Sekretaris 1 Pdt.Alfrina Awaeh,STh, Sekretaris 2 Pnt.Firony Ungkey,S.Pd, Bendahara Sinode Olhanice Limepaa, STr.Gz.
Usai pelaksanaan ibadah pemberian ameritasi bagi Pdt.Rius Rabunusa, dilanjutkan dengan serah terima jabatan baru kepada ketua badan pekerja majelis jemaat yang lama kepada ketua badan pekerja majelis jemaat yang baru Pdt.Vandra Rembaen,S.Th. serta dilanjutkan dengan selebrasi perayaan hari ulang tahun yang ke 58 tahun dari ketua umum sinode germita Pdt.DR.Arnold Apolos Abbas.
Sebagai Ketua Umum Sinode GERMITA, juga sebagai Ketua DEPERPU MUKAT, saya menyampaikan turut berdukacita mendalam atas dipanggilnya oleh Bapa di Surga, Drs Jefry Direno, Tokoh Pendiri MUKAT dan salah satu Pejuang Pembentukan Kabupaten Talaud.
Bu Jeffry (panggilan akrabnya) masih diperkenankan Tuhan untuk melihat lahirnya Kabupaten Kepulauan Talaud melalui (tinta emas), ditanda-tanganganinya Undang Undang No.8 Tahun 2002 oleh Presiden Megawati Soekarno Putri di Jakarta. Dan Bu Jefry masih juga melihat dinamika perkembangan Talaud selama kurang lebih 23 Tahun, dewasa ini.
Pada sekitar bulan Mei tahun 2024 lalu, saya ditemani oleh Sdr. Nusa Magenda, Bu Kamba (Ruben Awaeh), Jos Riung, dan sdr. Lumakeki, saya sempat berkunjung di rumah Bu Jefry di Sunter Jakarta Utara. Walaupun usiannya sudah 80-an tahun, namun Bu Jefry masih sangat bersemangat ketika diajak berbicara tentang Talaud. Matanya mencorong dan suara masih lantang, ketika berbicara tentang pembagunan negeri bumi Porodisa yang sangat dicintainya. Ia berkisah bhw dibentuknya kabupaten Talaud adalah dlm rangka mengangkat harkat dan martabat masyarakat Talaud, agar bisa sejajar dengan daerah2 lain di negara Indonesia ini.
Di rumah-nya di Sunter, yang dipenuhi dengan tumpukan buku2 sejarah, politik, kebudayaan bahkan teologi, kami sempat berdiskusi tentang Talaud. Bu Jefry daya ingatnya sangat kuat, tidak hanya tentang sejarah perjuangan Talaud, tetapi juga ttg silsilah leluhur Talaud , termasuk silsilah leluhur saya. Saya terpaku mendengar penuturan Bu Jefry tentang sejarah Talaud, tentang Udamakat raya, dsb.
MUKAT (Musyawarah Masyarakat Talaud) dibentuk di Jakarta sekitar tahun 1976, untuk menjadi organisasi resmi pembawa aspirasi perjuangan Dati Dua Talaud (istilah waktu itu). Bersama dengan Pak Jerry Sumendap (Owner Pesawat Burag, pak Lody Magenda, dan Bu Jeffry Direno, dll, mereka berjuang di Jakarta untuk lahirnya Dati Dua Talaud.
Munas pertama MUKAT tahun 1980 di jakarta sempat menghadirkan Mendagri dan beberapa pejabat negara di era Presiden Soeharto. Bu Jefry Direno termasuk penyandang dana dan Membiayai pelaksanaan Munas MUKAT. Beliau waktu itu didaulat menjadi ketua MUKAT dan juga sebagai Bendaharawan di Departemen Perhubungan Indonesia. Bu Jefry di masa jayanya, seperti juga Om Jerry Sumendap, tidak tanggung tanggung membiayai event2 berkaitan dgn acara masyarakat Talaud. Walaupun tinggal di Jakarta, jauh di sana, mereka sangat mencintai tanah leluhur, bumi Porodisa.
Kemarin saya terkejut ketika mendengar berita bahwa Bu Jefri Direno telah kembali kepada sang Penciptanya.
Melalui saudara Nusa Magenda, tadi saya memesan karangan bunga untuk menyampaikan ucapan turut berdukacita dari sinode GERMITA dan DEPERPU MUKAT (Musyawarah Masyarakat Talaud) sebagai tanda penghargaan terhadap Bu Jefry Direno (Almarhum). Tadi saya juga menelpon Bu Alex Binilang Ketua DPP MUKAT untuk menyampaikan karangan bunga turut berdukacita kepada Bu Jefry, sebagai tanda penghargaan terhadap perjuangannya.
Saat ini jenazah alm.Bu Jefry Direno disemayamkan di Rumah Duka RS Husada Lantai 2 Ruang L Jl. Raya Mangga Besar No. 137-139. Dan acara ibadah Pelepasan akan dilaksanakan rencana pada Rabu, 13 Agustus 2025, Jam 10.00 (pagi) WIB.
Selamat jalan Bu Jefry. Tuhan Sang Maha Pengasih kiranya menerimamu di pintu Surga dan di dalam keabadian-Nya.
MENYIKAPI KASUS INTOLERAN YANG DIALAMI OLEH UMAT KRISTIANI DIBEBERAPA DAERAH YANG ADA DI INDONESIA, KETUA FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA KABUPATEN TALAUD PENDETA DOKTOR ARNOLD APOLOS ABBAS MEMBERIKAN BEBERAPA PERNYATAAN.
SALAH SATUNYA MENGECAM KERAS ATAS TINDAKAN YANG DILAKUKAN SEKELOMPOK ORANG TERHADAP SEJUMLAH UMAT KRISTIANI YANG SEDANG MELAKUKAN AKTIVITAS PERIBADATAN.
WAWANCARA : PDT.ARNOLD APOLOS ABBAS (KETUA FKUB KAB.TALAUD).
ABBAS BERHARAP KEJADIAN SERUPA TAKAN TERULAG KEMBALI SAMBIL MEMINTA KEPADA BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PROBOWO SUBIANTO UNTUK MELINDUNGI DAN MEMBERIKAN KEBEBASAN BAGI SETIAP UMAT BERAGAMA UNTUK BERIBADAH SESUAI DENGAN AGAMA DAN KEYAKINANYA MASING MASING.
IA JUGA MENGAJAK WARGA SECARA KHUSUS YANG ADA DI BUMI PORODISA UNTUK TIDAK TERPROVOKASI DENGAN ISU ISU YANG BISA MEMECAH BELAH PERSATUAN DAN KEUTUHAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.
Ketua umum sinode Gereja Masehi Injili Talaud (GERMITA) Pdt.Dr.Arnold Applos Abbas menerima kunjungan kerja Dandim 1312 talaud Letkol Arh Yanuar Yudistira, S.T. di ruang kerja ketua umum sinode germita Rabu,30/7/2025. Keduanya terlihat akrab dan penuh kekeluargaan saat berdialog kurang lebih satu jam itu.
Dikatakan Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili Talaud Pdt.Dr.Arnold Apolos Abbas, beberapa topik penting menjadi diskusi keduanya diantaranya membangun tali silahturahmai dengan Jajaran Kodim 1213/ Talaud dalam hal pembinaan mental spiritual, termasuk membangun spirit nasionalisme dan wawasan kebangsaan di daerah perbatasan, mengingat posisi Kabupaten Talaud sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). serta mengantisipasi infiltrasi idiologi radikalisme keagamaan (Isis, fundamentalisme agama, dll).
Tak hanya itu saja hal terpenting juga menyikapi dampak bencana gempa dan potensi tsunami yang diakibatkan gempa bumi yang terjadi di Rusia yang berdampak kekwatiran warga yang tinggal di kabupaten Talaud, bahkan keduanya membahas terkait sarana moda trasportasi manado talaud pasca insiden terbakarnya KM.Barcelona VA baru baru ini.
Sementara itu Dandim 1312 Talaud Letkol Arh Yanuar Yudistira, S.T. mengapresiasi sambutan yang begitu luar biasa dari pimpinan organisasi gereja yang terbesar di kabupaten talaud dalam hal ini Germita, Sehingga ia berharap kedepan akan terus bersinergi dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif di bumi porodisa.
Gereja Protestan di Indonesia (GPI) telah sukses menggelar Sidang Sinode Am GPI di Kabupaten Kepulauan Talaud pada tanggal 24-27 Juli 2025.
Di tengah sukacita berlangsungnya persidangan, GPI menyampaikan keprihatinan mendalam dan solidaritas yang tulus kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud atas musibah terbakarnya KM Barcelona Lima pada Minggu, 20 Juli 2025 lalu.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit akan urgensi peningkatan standar keselamatan transportasi laut di wilayah perbatasan dan kepulauan.
Mencermati kondisi tersebut, Sidang Sinode Am GPI dengan tegas menyerukan kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah konkret dan terukur dengan menggerakan Kementerian terkait antara lain Kementerian Perhubungan dalam membenahi serta meningkatkan sistem transportasi di Kabupaten Kepulauan Talaud secara khusus, dan daerah perbatasan pada umumnya. Mengingat posisi strategis Talaud disamping posisi di wilayah perbatasan, tapi juga beranda terdepan NKRI bagian Utara Indonesia.
BPH Sinode Am GPI melalui Sekretaris Umum, Pdt. Henrek Lokra, M.Th dalam seruan pers menuliskan Posisi ini berkaitan dengan kepentingan keamanan nasional sehingga mendesak untuk menjadi perhatian Pemerintah Pusat.
GPI menyoroti beberapa poin krusial yang memerlukan perhatian serius, antara lain Evaluasi Menyeluruh dan Audit Keselamatan Armada Transportasi Laut, Mendesak Kementerian Perhubungan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan audit keselamatan terhadap seluruh armada kapal penumpang yang beroperasi menuju dan dari Kabupaten Kepulauan Talaud. Pastikan setiap kapal memenuhi standar kelayakan operasional dan memiliki perlengkapan keselamatan yang memadai.Peningkatan Pengawasan dan Penegakan Hukum Perketat pengawasan terhadap operator kapal dan berikan sanksi tegas bagi pelanggar standar keselamatan. Penegakan hukum yang konsisten akan menciptakan efek jera dan mendorong kepatuhan.
Investasi Infrastruktur Transportasi Alokasikan anggaran yang memadai untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur transportasi laut yang aman dan modern, termasuk fasilitas pelabuhan, alat navigasi, dan sistem komunikasi darurat. Pendidikan dan Sosialisasi Keselamatan Tingkatkan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan berlayar kepada masyarakat dan operator transportasi. Pengetahuan yang baik akan berkontribusi pada budaya keselamatan yang lebih kuat.
Perhatian Khusus untuk Daerah Perbatasan dan 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar): Mengingat posisi strategis Kepulauan Talaud sebagai daerah perbatasan, perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap peningkatan kualitas transportasi adalah investasi penting untuk keamanan, konektivitas, dan kesejahteraan masyarakat. Pentingnya peningkatan kualitas transportasi ini bagi kami akan sangat mendukung layanan dasar dan program-program lainnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di baranda depan Indonesia.
Tragedi KM Barcelona V adalah panggilan bagi kita semua untuk bertindak. GPI percaya bahwa dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, dengan peningkatan kualitas sistem transportasi di Kabupaten Kepulauan Talaud dapat menjadi lebih aman, nyaman, dan terjangkau, sehingga mendukung mobilitas, aksesibilias, peningkatan kapasitas sumberdaya manusia serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.
" GPI siap untuk berkerjasama dengan pemerintah pusat dan pihak terkait untuk melakukan terobosan yang signifikan bagi Pembangunan di Talaud. Demikian seruan ini kami sampaikan, dengan keyakinan penuh bahwa pemerintah akan bergerak cepat untuk mengatasi permasalahan transportasi di wilayah perbatasan dan wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T)," katanya.